Mutiara Hati*

Puisi seorang pengembara

May 10th, 2008 · 1 Comment

  

Bagaimana sahabat bisa dekat setia
Pabila engkau mengasari

Bagaimana simpati bisa mencurah
Pabila engkau merendahkan
 
Bagaimana percaya bisa hidup
Pabila engkau menghukum lagak kau lah yg sempurna
 
Bagaimana ikhlas akan menunjang
Pabila buruk sangka senyap menjalar di hati

Bagaimana hati bisa selalu terjaga
Pabila engkau berkata-kata yg meluka
Apakah dosa

Walaupun tidak sempurna
Semua hamba payah jerih mencuba
Selalu mengalir air mata
Tuhan adalah Teman saksi nyata

Kasihanilah jika engkau ingin dikasihani
Janganlah menghina
Janganlah manis di-depan belakang di-umpat
Janganlah beristighfar bila terkelibat

Aku, Dia, Mereka — manusia yg punya rasa & mata
Mungkin kau tidak nampak, bila aku menangis
Dunia ini tidak bernilai bagiku
Aku hanya ingin kembali kepada-Nya.

Jangan sakiti tanpa sebab yang waras
Kerana mungkin aku sangat letih
Bersedih.

Mufti pun dah kata:

Eloklah kita berhenti memusuhi tanpa bukti dan faham, tetapi cuba gunakan neraca keadilan dan akal yang matang.. Inilah orang kita, kuat menuduh bukan kuat berfikir.

Tags: Puisi

1 response so far ↓

  • ANIE // Nov 1, 2008 at 6:52 am

    Assalamualaikum…..teruskan bicara hikmah anda….moga kan menjadi sumber motivasi untuk semua…..mabruk …..

Leave a Comment

Close
E-mail It

Monty Wordpress Bayesian Spam Filter has blocked 23388 access attempts.